Rabu, 23 September 2015

4 Hal Penting agar Selamat dari Perangkap Iblis


 Sahabat Shalihah, iblis tidak akan pernah berhenti menggoda manusia hingga hari kiamat tiba. Dalam menggoda manusia, iblis memiliki berbagai macam cara. Tipu dayanya seringkali membuat manusia tak merasa dirinya telah berpaling dari Allah SWT dan perlahan menjadi sekutu iblis. Kemampuan iblis dalam menggoda manusia sangat luar biasa, bahkan Rasulullah SAW mensinyalir syetan dapat ikut mengalir dalam darah kita. 

Lalu, bagaimanakah cara agar kita bisa selamat dari perangkap iblis? Berikut ini adalah kiat-kiat agar kita tidak mudah terpedaya oleh bujuk rayu iblis:

1. Mengingat Allah SWT disetiap waktu (dzikir)
Kedekatan seseorang pada Allah SWT sesuai dengan kadar dzikirnya. Semakin sering hatinya berdzikir, akan semakin dekat ia pada Allah SWT. Sebaliknya, semakin ia lalai dari dzikir, ia pun akan semakin jauh dari-Nya dan akan semakin terhalangi dari rasa takut pada Allah sehingga iblis semakin mudah untuk memperdaya.
Diantara manfaat dzikir lainnya adalah: mendatangkan ridho Ar Rahman, menghilangkan gelisah dan hati yang gundah gulana, menguatkan hati, bahkan mendatangkan rizki.

2. Menjauhi tempat maksiat
Menjauhi tempat-tempat maksiat seperti klub-klub malam, tempat berjudi, dll adalah sebuah keharusan karena terdapat banyak bahaya, diantaranya:  menimbulkan gejolak syahwat sehingga dapat terjatuh kepada kemaksiatan.  Apabila tempat haram tidak dijauhi, maka dapat melemahkan iman dan kehilangan kebencian kepada kemaksiatan.
Hamba Allah SWT yang beriman akan selalu berusaha untuk menjaga kadar dan kualitas imannya agar tidak melemah dan terkikis. Salah satunya dengan menjauhi tempat-tempat maksiat karena disinilah banyak sekali iblis berkumpul.

3. Membiasakan diri berpuasa
Diantara hikmah puasa adalah latihan menundukkan dan menguasai hawa nafsu sehingga benar-benar tunduk dan mudah dikendalikan dan diarahkan menuju kebaikan. Karena pada dasarnya nafsu selalu mengajak kepada keburukan kecuali yang dirahmati Allah. Apabila nafsu dilepaskan dan tidak dikendalikan pasti akan menjerumuskan seseorang ke dalam kehinaan, kebinasaan dan kesengsaraan. Namun, apabila dikendalikan dan ditundukkan pasti seseorang akan mampu membawanya menuju derajat dan kedudukan yang tinggi lagi mulia.

4. Selalu mengingat bahwa iblis adalah musuh yang nyata bagi manusia
Iblis senantiasa berusaha menjerumuskan manusia pada kesesatan. Namun begitu iblis telah berhasil menggoda manusia, maka ia pun akan berlepas tangan tak mau bertanggung jawab. Ia tidak mau dipersalahkan atas upayanya menggoda dan membujuk manusia agar tersesat.  
Dalam Alquran, Allah menyatakan bahwa setan (Iblis) adalah musuh yang nyata bagi umat manusia. Lihat Surah Al-Baqarah [2]: 168, 208, Al-An'am [6]: 142, Al-A'raaf [7]: 22, Al-Israa' [17]: 53, al-Qashash [28]: 15, Yaasin [36]: 60, Yusuf [12] : 5, Az-Zukhruuf [43]: 62:
“Dan setan (Iblis) itu, akan senantiasa menggoda dan menjerumuskan umat manusia ke jalan yang sesat”. 

Iblis senantiasa menyebarkan permusuhan dengan umat manusia. Sejak ia diusir dari surga, dengan berbagai cara, ia ingin melaksanakan pembalasan kepada Nabi Adam AS dan setiap umat manusia. Iblis telah berjanji akan selalu menggoda dan menjerumuskan umat manusia sampai hari kiamat hingga manusia mengikutinya agar bersama-sama dijebloskan ke dalam neraka. Marilah kita berlindung kepada Allah SWT dari segala tipu daya iblis dengan senantiasa meningkatkan kadar keimanan dan 4 hal seperti uraian diatas.

Waallahu a’laam bishowab.

Profil Penulis:
Nama pena: Artisha ( Nama asli: Artis Hardiyati )
~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar ~ 
Fb: artis hardiyati
Blog: myshalihah.blogspot.com

Tulisan ini bisa juga dibaca di Ummi-Online 

Senin, 07 September 2015


Inilah Kaum yang Terdekat dengan Rasulullah SAW Kelak di Hari Kiamat

Sahabat Shalihah, mempercayai adanya hari kiamat adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim karena hal ini merupakan salah satu dari rukun iman. Hari kiamat adalah hari dimana Allah SWT menghancurkan alam semesta ini sehancur-hancurnya hingga tak tersisa lagi makhluk yang bernyawa.
Kekacauan di hari kiamat sangat mengerikan. Digambarkan bahwa kekacauan yang terjadi pada hari kiamat bahkan membuat ibu lupa akan bayi yang disusuinya dan janin di dalam kandungan berguguran. Setiap orang sibuk menjadi sibuk dengan keselamatannya masing-masing. Hari kiamat menyebabkan matahari dan bulan hilang cahayanya, bintang-bintang berserakan, air laut meluap, gunung-gunung berterbangan, manusia bagaikan anai-anai yang berhamburan. Hal ini dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an, diantaranya: Surat  Al-Qari’ah : 1-5, Al-Haqqah : 13-16, Az-Zumar : 68, dan QS. Al-Waqi’ah : 1-6.
Hari kiamat teramat dahsyat. Namun, ternyata ada satu golongan atau kaum yang kemudian justru memiliki kedudukan paling dekat dengan Rasulullah SAW di hari kiamat. Siapakah mereka?

Diriwayatkan dari Jabir radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat kedudukannya denganku di hari kiamat kelak adalah orang yang terbaik akhlaqnya.”
(HR. Tirmidzi, hadits ini dishahihkan oleh al-Albani dalam kitab Shahih Sunan Tirmidzi).

Dari hadits tersebut dapat kita ketahui bahwa kaum yang terdekat dengan Rasulullah kelak di hari kiamat adalah golongan orang yang berakhlaq mulia. Akhlaq mulia adalah amalan yang sangat luar biasa. Hingga Rasulullah SAW pun bersabda:
“Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin kelak pada hari kiamat daripada akhlak yang baik. Sesungguhnya Allah amatlah murka terhadap seorang yang keji lagi mengucapkan ucapan yang jelek.”  (HR. At-Tirmizi no. 2002, Abu Daud no. 4799, dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 5726).

Beberapa hal yang merupakan karakter manusia berakhlak mulia adalah: orang-orang yang membentangkan tangan-tangan mereka yaitu orang-orang yang mudah untuk bergaul. Karena itu hendaknya kita dapat bersikap:
-           ramah
-          tidak sombong dan angkuh sekalipun kepada orang miskin
-          serta senantiasa menghargai orang lain.
 Janganlah pernah meremehkan orang lain dan jagalah lisan dari perkataan yang tidak baik. Rasulullah SAW yang memiliki akhlak sangat mulia adalah figur yang dapat kita jadikan suri tauladan.

Hadits lain juga mengatakan bahwa sesunguhnya seseorang dengan akhlak yang mulia bisa meraih derajat orang yang senantiasa puasa sunnah dan senantiasa shalat malam sekalipun dia jarang mengerjakannya. Jadi, mari perhatikan akhlak dan perilaku kita sehari-hari.
Waallahu a’laam bishowab.


Profil Penulis:
Nama pena: Artisha ( Nama asli: Artis Hardiyati )
~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar ~ 
Fb: artis hardiyati







Cara Menjauhkan Anak dari TV dan Bermain Game

Sahabat Shalihah, dimasa sekarang ini telah terjadi pergeseran perilaku akibat perkembangan teknologi. Salah satunya adalah kecenderungan anak-anak bahkan termasuk balita yang lebih banyak duduk di depan TV atau barang elektronik lainnya (HP, Komputer, Laptop) sehingga anak menjadi kurang gerak dan hal ini bisa terbawa menjadi kebiasaan sampai mereka menjadi dewasa.

Dampak negatif dari kebiasaan anak yang terlalu lama menonton TV dan bermain game di HP atau computer adalah:
1. kurang berkembangnya motorik halus maupun motorik kasarnya
2. daya kreasi anak juga kurang terasah
3. kecenderungan memiliki berat badan berlebih karena kurang bergerak
5. terpapar efek negatif dari tayangan televisi yang kurang edukatif
6. terpapar efek negatif dari jenis game yang sarat kekerasan
7. anak tidak belajar bersosialisasi.

Karena itu sebaiknya orangtua dapat mengalihkan perhatian anak dari TV dan HP/computer. Dan berikut ini adalah hal yang dapat ibu upayakan untuk menjauhkan anak dari TV dan bermain game:

1. Ajak anak untuk bermain  
Anak terutama balita sebenarnya sangat menyukai berbagai permainan bersama orangtuanya. Ajak anak untuk bermain, misalnya: petak umpet, kejar-kejaran, atau perang bantal. Sudah pasti seru. Lihatlah berbagai ekspresi gembira anak: tertawa lepas, melompat dan berteriak kegirangan.

2. Ajak pula anak untuk mencari ide permainan yang seru
Misalnya: memasukkan bola ke ember atau keranjang yang besar. Selain mengasah motorik anak, juga akan menstimulasi kecerdasannya untuk berfikir mencari ide-ide yang menarik. Saat anak menikmati bermain, maka akan lebih mudah bagi ibu untuk mengalihkan perhatiannya dari TV dan game.

3. Mengajak berolahraga
Terdapat berbagai jenis olahraga yang bisa dilakukan sesuai keterampilan dan umur anak. Untuk anak balita: dapat diajarkan cara menendang dan menangkap bola. Jenis olahraga yag tak kalah menarik adalah: berenang atau bersepeda.

4. Menamkan kebiasaan membaca buku
Tumbuhkan kecintaan membaca buku kepada anak sejak dini. Untuk balita, dapat diajarkan dengan mengenal buku dan melihat buku cerita bergambar dan menceritakan kisahnya kepada anak.

5. Membuat agenda kegiatan positif bagi anak
Terkadang anak terlalu sering menonton TV dan bermain game dikarenakan dia tidak paham harus melakukan apa untuk mengisi waktunya. Karena itu,  sebaiknya orangtua membuat agenda kegiatan positif bagi anak, sehingga anak tidak terpaku pada TV dan game saja. Misalnya: pagi: mewarnai, siang: menempel gambar dari potongan majalah, sore: dibacakan cerita. Sampaikan agenda tersebut kepada anak dan jangan lupa, ibu harus konsisten menjalankan agenda yang telah disusun.

6. Jelaskan dampak negatif menonton TV dan bermain game
Berikan pengertian kepada anak akan dampak negatif menonton TV dan bermain game. Saat anak memahaminya, maka akan lebih mudah bagi orangtua untuk membatasi kegiatan ini.

Pada intinya, buatlah anak untuk dapat melihat bahwa terdapat banyak kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat selain menonton TV dan bermain game. Dan juga bahwa terdapat banyak dampak negatif dari tayangan TV dan game. Sebaiknya orangtua juga  tidak terlalu longgar dalam menegakkan peraturan di rumah untuk menumbuhkan rasa disiplin dan tanggung jawab pada anak. Semoga bermanfaat.

Profil Penulis:
Nama pena: Artisha ( Nama asli: Artis Hardiyati - Titis)
~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar ~ 
Fb: artis hardiyati





Kisah Inspiratif dari Indahnya Akhlak Rasulullah

Sahabat Ummi, begitu mulianya akhlak Rasulullah SAW sehingga memang sudah sewajarnya beliau menjadi sumber inspirasi kita. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah sosok yang sopan, pemaaf, penyayang, penyabar, tawadhu dan jujur. Beliau juga menganjurkan agar kaum muslimin berakhlak mulia, seperti sabdanya :
Artinya : “Bertakwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan ikutilah setiap kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya, dan pergaulilah masyarakat dengan akhlak yang baik.” (H.R. At-Turmudzi).

Terdapat satu kisah yang menggambarkan betapa eloknya akhlak Rasulullah SAW. Berikut ini kisahnya:

Di riwayatkan suatu ketika ada seorang lelaki fakirmiskin dari Ahli suffah mendatangi Rasulullah dengan membawa cawan yang di penuhi oleh buah Anggur, di hadiahkan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Rasulullah pun mengambil cawan itu kemudian memulai memakan nya. Rasulullah memakan Anggur pertama kemudian beliau tersenyum. Rasulullah memakan buah anggur kedua beliaupun tersenyum lagi. Lelaki Fakir tersebut serasa hampir terbang karena saking gembiranya.

Sedangkan para Sahabat menunggu, sebab sudah merupakan kebiasaan Rasulullah akan mengajak para sahabat bergabung bersama Rasulullah dalam setiap hadiah yang diberikan kepada beliau. Namun Rasulullah memakan Anggur satu persatu sambil tersenyum, sampai habislah buah anggur yang ada dalam cawan itu. Para Sahabat memandangnya keheranan. Kegembiraan yang tak terhingga bagi si lelaki fakir tersebut melihat Rasulullah SAW begitu menyukai pemberiannya, dan kemudian ia pun pergi.

Lalu bertanyalah salah seorang Sahabat. “Wahai Rasulullah, Kenapa engkau tidak mengajak kami bergabung makan bersama mu?”
Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam tersenyum, lalu menjawab: “Sungguh kalian telah melihat si lelaki fakir sangat kegirangan dengan cawan yang berisi buah anggur itu. sesungguhnya manakala aku mencicipi buah anggur tersebut, aku rasakan pahit rasanya. Jadi aku tidak mengajak kalian untuk makan bersama, sebab aku khawatir kalian akan menampakkan rasa pahit di wajah kalian sehingga dapat merusak kegembiraan si lelaki fakir tersebut.”

Masya Allah, begitu mulianya akhlah Rasulullah SAW, hingga beliau berusaha menahan rasa pahit dari secawan anggur yang si fakir berikan agar dia tetap gembira. Sungguh, beliau benar-benar memiliki budi pekerti yang mulia.

“Dan sesungguhnya, engkau (Muhammad) benar-benar memiliki akhlak yang agung” (QS Al Qalam [68]: 4).

Sahabat Ummi, senyum yang tulus, hati yang bersih, lisan yang terjaga adalah bagian dari akhlak yang terpuji. Mari, jadikan hal ini akhlak yang baik menjadi penghias setiap perilaku kita.
Semoga bermanfaat .

Sumber: Shirah Nabawiyah dan berbagai referensi lainnya.

Profil Penulis:
Nama pena: Artisha  ( Nama asli: Artis Hardiyati - Titis)
~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar ~ 

Tulisan ini telah dimuat di majalah Ummi-Online

6 Hal untuk Menjadi Muslimah yang Berkualitas

Sahabat Shalihah, belumlah seseorang dapat disebut sebagai muslimah yang sejati jika dia baru menjalankan sebatas  ucapan kalimat syahadat saja atau sebatas sibuk menjalankan ritual keagamaan tetapi tidak memperhatikan hal lainnya misalnya: akhlak dalam bergaul dengan orangtua dan tetangganya.

Apakah yang perlu dilakukan agar menjadi muslimah yang berkualitas? Berikut ini penjelasannya:

1. Mencari Ilmu
Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap manusia. Hal ini dikarenakan ilmu adalah hal yang yang akan menjadi landasan dalam beramal dan beribadah. Apa yangakan  terjadi jika dalam beramal dan beribadah tanpa menggunakan ilmu? Tentunya akan berpotensi menyimpang dari aturan yang benar. Jadi, agar menjadi muslimah yang berkualitas, jangan pernah merasa lelah dalam mencari ilmu. Hadirilah majelis ilmu seperti: LTQ dan kajian-kajian untuk menambah wawasan dan ilmu.

2. Menjaga niat agar tetap ikhlas dan tanpa pamrih
Niat yang ikhlas hanya karena Allah SWT semata akan melahirkan berbagai amalan positif dan produktif. Amalan yang tidak berharap mendapat imbalan dan pujian dari manusia lain. Menjaga niat agar tetap lurus tidaklah mudah karena bahaya riya senantiasa membayangi tiap amalan manusia. Riya adalah keinginan untuk memamerkan amalan dengan harapan mendapatkan simpati dan pujian dari orang lain.

3. Menggunakan waktu dengan efektif dan efisien
Setiap muslimah amat dituntut untuk pandai mengelola waktunya dengan baik sehingga waktu yang berlalu tak ada yang sia-sia. Indikasi dari keberkahan waktu adalah dapat dilakukannya berbagai amalan yang positif untuk mengisi waktu. Sebaliknya, indikasi dari mubadzirnya waktu adalah: banyaknya amalan tak bermanfaat yang menyita waktu. Setiap muslimah juga dituntut untuk teratur dalam menjalankan setiap urusannya sehingga dapat menjadwalkan berbagai kegiatan seperti tilawah, dhuha, rawatib, membaca buku ataupun qiyamul lail dengan sebaik-baiknya.

4. Rela mengorbankan kesenangan pribadi untuk hal yang lebih baik
 Rela mengorbankan waktu, materi, dan kesenangan pribadi untuk melaksanakan hal yang lebih baik adalah tantangan bagi setiap muslimah. Contohnya: di akhir pekan, kita rela menggantikan waktu untuk santai dengan menghadiri berbagai majelis ilmu. Atau mengorbankan waktu dan materi untuk dapat mensupport kegiatan seperti seminar parenting yang tentu akan banyak manfaatnya bagi orangtua dalam mendidik anak.

5. Berusahalah untuk bermanfaat bagi orang lain
Sebaik-baik insan adalah yang bermanfaat bagi banyak orang. Hal ini dijelaskan dalam hadits berikut ini:
 “Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Yang terbaik dianara kalian adalah mereka yang bermanfaat bagi umat.” [HR Bukhari].
Seorang muslim lebih diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain, bukan hanya mencari manfaat dari orang atau memanfaatkan orang lain.

6. Berahlak Mulia
Beberapa hal yang merupakan karakter manusia berakhlak mulia adalah: bersikap ramah, tidak sombong dan angkuh sekalipun kepada orang miskin, serta senantiasa menghargai orang lain.
 Janganlah pernah meremehkan orang lain dan jagalah lisan dari perkataan yang tidak baik.

Demikianlah 6 hal yang perlu diusahakan agar menjadi muslimah yang berkualitas. Muslimah sejati adalah muslimah yang mengamalkan ajaran-ajaran Islam di setiap aspek kehidupannya.
Waallahu a’laam bishowab.

Profil Penulis:
Nama pena: Artisha ( Nama asli: Artis Hardiyati )
~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar ~ 
Fb: artis hardiyati, Email: artishardiyati01gmail.com



Rabu, 12 Agustus 2015

Infused Water, Minuman dengan Potongan Buah yang Menyegarkan dan Menyehatkan



Sahabat Shalihah, tak jarang kita dapati di meja teman kantor atau saat bepergian, mereka membawa minuman dalam botol bening yang berisi potongan buah segar beraneka warna. Apakah nama minuman tersebut dan apa khasiatnya bagi kesehatan?
Minuman dengan buah potong ini disebut Infused Water. Infused water atau dalam bahasa indonesia disebut air infus menjadi trend kesehatan yang kini merebak sampai ke Indonesia.  Di luar negeri, Infused water dipopulerkan oleh blogger asal oregon AS bernama Amy Pogue. Ia sendiri mengaku terinspirasi oleh ibunya yang sejak kecil selalu memberinya air dengan potongan lemon didalamnya. Infused water adalah air putih yang telah diberi tambahan potongan buah atau herbal sehingga memberikan sensasi rasa buah yang menyegarkan pada air minum.
Berikut ini teknis pembuatan Infused Water:
1. Siapkan air minum setengah liter dalam wadah (botol atau gelas)
2. Siapkan buah yang diminati untuk ditambahkan ke dalam air minum
Usahakan menggunakan buah yang memiliki rasa asam (acid) atau netral karena rasa manis cenderung menimbulkan rasa bosan jika diminum dalam jumlah banyak.
Buah juga harus dalam keadaan segar dan matang yang optimal. Jangan gunakan buah-buahan mentah karena banyak zat gizi yang belum terbentuk sempurna.
3. Cuci bersih dan potong-potong buah lalu masukkan ke dalam air minum
Dalam setengah liter bisa di isi dengan 10-15 potongan tipis buah. Lalu simpan dalam kulkas dan diamkan selama 6-12 jam agar sari patinya keluar.
4. Diamkan selama kurang lebih 6 jam sampai sari buahnya keluar dan air akan berubah rasanya.
5. Air siap dikonsumsi. Disarankan mengkonsumsi air infus sebelum makan agar gizinya bisa langsung diserap tubuh.
Keunggulan air infus atau infused water adalah :
1.Bahan dan cara membuatnya mudah dilakukan oleh siapa saja
2.Buah atau herbalnya mengandung zat gizi dan mineral yang baik untuk kesehatan
3.Membantu kita untuk mengkonsumsi air lebih banyak karena aromanya yang segar
4.Membantu mereka yang tidak suka buah agar lebih menyukai buah
5.Dapat menciptakan berbagai sensasi rasa sesuai yang di inginkan.
Beberapa buah yang bisa digunakan untuk air infus adalah anggur, apel, belimbing, buah naga, jeruk nipis, kiwi, lemon, nanas, mangga,mentimun, jeruk/orange.
Infused water pada prinsipnya tidak hanya berisi irisan buah tapi juga bisa dimasukan herbal atau rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, daunt mint, daun kemangi, serai dan lain sebagainya.
Penting untuk di ingat bahwa buah-buahan yang telah dipakai untuk infused water dapat digunakan sekali lagi. Jadi maksimal adalah dua kali pemakaian. Jika di simpan dalam lemari pendingin, infused water bisa bertahan hingga 2-5 hari. Infused Water, menyegarkan dan menyehatkan. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.
Referensi: beberapa sumber berbasis kesehatan
Nama pena: Artisha Hasna Kamila ( Nama asli: Artis Hardiyati-Titis )
~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar ~ 
Fb: artis hardiyati
Blog: myshalihah.blogspot.com
Tulisan ini telah dimuat di:
http://ummi-online.com/infused-water-minuman-dengan-potongan-buahbuahan-yang-menyegarkan-dan-menyehatkan.html
Menjadi Bidadari bagi Suami



Sahabat Shalihah, bidadari identik dengan makhluk penghuni surga yang cantik jelita dan baik pula perangainya. Bagaimana caranyaMenjadi Bidadari Bagi Suami?Terdapat beberapa ayat dalam Al-Qur’an yang menjelaskan tentang hal ini. Salah satunya ada dalam ayat berikut ini:
Di dalam surga - surga ada bidadari - bidadari yang baik – baik lagi cantik – cantik.”. (Qs. Ar-Rahman: 70)
Bidadari surga diciptakan sangat istimewa, sebagai sosok wanita yang Allah ciptakan dengan penuh kesempurnaan yang didambakan pria. Dengan segala keistimewaan yang ada dalam dirinya, kiranya itu menjadi tantangan bagi wanita di dunia untuk bisa berusaha menyamai karakteristik bidadari surga.
Lalu bagaimanakah agar sang istri bisa menjadi bidadari bagi suaminya selama kehidupan di dunia ini? Inilah yang perlu dilakukan istri agar senantiasa menjadi bidadari bagi suami:
1.Manis ucapannya, santun perkataannya
Ucapan yang baik, santun dan lembut dari sang istri akan membuat suami merasa nyaman, diperhatikan dan dihargai oleh sang istri. Hal ini dapat terus menumbuhkan benih-benih cinta di hati sanubari sang suami.
2.Lembut perilakunya, baik akhlaknya
Siapapun akan menyukai berinteraksi dengan seseorang yang berakhlak mulia. Tak terkecuali dengan suami kita. Dengan kelembutan perilaku dan akhlak mulia sang istri, suami akan merasa nyaman dan bersyukur memiliki pasangan hidup yang baik.
3.Berhias dan harum bau tubuhnya saat bersama suami
Untuk para istri, berhiaslah dan percantiklah dirimu dengan hal – hal yang Allah halalkan, karena istri shalihah bukan hanya yang tekun beribadah saja, namun seorang istri yang bisa menyenangkan hati suami ketika dia memandangnya. Karena itu sebaiknya seorang perempuan shalihah senantiasa menjaga daya tarik dirinya bagi suaminya. Jika istri senantiasa berhias dan mempercantik diri di hadapan suami, itu akan menjadi hal yang menjaga daya tarik istri terhadap suami. Pakailah wewangian yang disukai oleh suami saat berada di rumah. Di masa sekarang ini, yang terjadi seringkali justru kebalikannya: istri berdandan habis-habisan dan memakai parfum saat akan keluar rumah. Saat di rumah justru enggan berdandan dan memakai parfum serta memakai pakaian daster yang sudah kusam.
4.Senantiasa selalu berusaha mendapatkan hati dan cinta suami
Menjadi bidadari bagi suami bukanlah hal yang mudah. Semestinya istri selalu berusaha mendapatkan hati dan cinta suami serta selalu mengharap ridha suaminya. Dia menyadari sepenuhnya bahwa ridlo suami adalah jalan untuk meraih ridlo Allah SWT. Dia juga akan sepenuhnya memenuhi hak-hak suami dan memuliakannya dengan sepenuh hati dan segenap jiwa.
Demikianlah 4 hal yang sebaiknya istri lakukan agar ia dapat menjadi “bidadari” bagi suaminya ketika di dunia. Semoga bermanfaat.
Wallahu a’lam bish shawab.

Tulisan ini  original saya tulis untuk Ummi-Online. Namun beberapa saat setelah publish di Ummi-Online ternyata juga muncul di media online yang lain. Semoga memperluas manfaat.
Profil Penulis:
Nama pena: Mahira Hasna Kamila
~ Menulis untuk menebar semangat kebaikan, amar ma’ruf nahi mungkar ~ 
( Nama asli: Artis Hardiyati )
Fb: artis hardiyati
Blog: myshalihah.blogspot.com 

Mengenai Saya

Foto saya
Ahlan Wa Sahlan, Semoga Bermanfaat